Satres Narkoba Polres Indramayu Ajak Siswa-siswi SMAN 1 Terisi Jauhi Narkoba

INDRAMAYU | Kepolisian Resort (Polres) Indramayu, galakan sosialisasi Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Sosialisasi ini dimaksudkan untuk menghindari dan menanggulangi penyalahgunaan Narkoba khususnya dikalangan remaja.

AKP Hery Nurcahyo,S.H, Kasat Narkoba Polres Indramayu lakukan sosialisasi P4GN di SMAN 1 Terisi Indramayu, pada Selasa 19 Juli 2020.

Pada kesempatan tersebut, AKP Hery Nurcahyo mengatakan, banyak remaja yang cenderung menyelesaikan masalahnya dengan jalan pintas, yaitu memakai narkoba sampai merasa fly, tanpa memikir dampak negatifnya.

“Banyak yang kehilangan masa depannya karena Narkoba. bukan tanpa alasan, ada sebagian remaja yang menjadi pecandu narkoba, karena kurang kasih sayang dari orang tua nya. Ada juga yang terpengaruh masyarakat di sekitarnya dan teman di sekolah.” Kata AKP Hery didepan Siswa-siswi SMA N 1 Terisi.

AKP Hery juga mengatakan, Narkoba itu merusak disiplin dan motivasi yang sangat penting bagi proses belajar.
Siswa penyalahguna Narkoba lanjutnya, prestasi belajar menurun drastis. Penyalahgunaan Narkoba berhubungan dengan kenakalan dan putus sekolah. Kemungkinan siswa pecandu Narkoba membolos lebih besar dibanding siswa lain.

“Ada beberapa pola pemakaian Narkoba, seperti pola coba-coba, yaitu karena iseng atau ingin tahu. Pengaruh tekanan kelompok sebaya sangat besar, yang menawarkan atau membujuk untuk memakai Narkoba. Pola pemakaian sosial, yaitu pemakaian Narkoba untuk tujuan pergaulan (berkumpul dalam acara tertentu) agar diterima kelompok. ada juga pola pemakaian situasi, yaitu karena situasi tertentu, misalnya kesepian, stres dan lain-lain. Pola Habituasi (kebiasaan), ketika telah memakai Narkoba secara teratur/sering, terjadi perubahan pada faal tubuh dan gaya hidupnya. Serta yang lebih parah ketika sudah pola ketergantungan , dengan gejala khas, yaitu timbulnya toleransi atau gejala putus zat. Ia berusaha untuk selalu mendapat Narkoba dengan berbagai cara, berbohong, menipu, mencuri menjadi kebiasaannya.” kata Hery seraya menambahkan, Narkoba dapat menjadi alat untuk memengaruhi atau memanipulasi emosi dan suasana hatinya.

Baca Juga  Pelatihan Usaha Mandiri, Disnakertrans Jabar Dukung Buah Batu Corps (BBC) Skills Purwakarta

“Narkoba, barang haram dan berbahaya itu, ditengarai sudah mulai masuk ke kalangan pelajar. Sejumlah survei, ditemui beberapa pengguna barang haram itu dari kalangan pelajar. Mudah-mudahan di Indramayu tidak terjadi seperti itu dan semoga dengan sosialisasi P4GN ini siswa -siswi SMAN 1 Terisi mengerti akan bahaya Narkoba dan siap untuk memerangi Narkoba.” Pungkas AKP Hery. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *