Menegaskan Peran Lini Lapangan Program Keluarga Berencana

PURWAKARTA | Untuk menyusun rencana pelaksanaan kegiatan program Keluarga Berencana (KB) Nasional, para kader di lini lapangan diharapkan terus melakukan konsolidasi dengan semua pihak terkait.

Konsolidasi tersebut meliputi pengumpulan dan pengolahan data di tingkat desa, melakukan kunjungan atau pendekatan kepada tokoh formal atau informal dalam rangka pendekatan untuk memperoleh kesepakatan operasional dalam program KB Nasional.

Demikian disampaikan Bupati Purwakarta pada pembukaan acara Pembinaan Lini Lapangan Keluarga Berencana Kabupaten Purwakarta Tahun 2022 di Kawasan Taman Wisata Cikao Park, Jatiluhur Purwakarta, Kamis 19 Mei 2022.

Bupati Purwakarta juga mengapresiasi Kepala Dinas DPPKB karena telah melaksanakan kegiatan ini yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader KB. Kader harus dibekali dengan materi yang cukup karena program KB ini tidak biasa.

“Para kader akan menghadapi kelompok masyarakat yang terikat dengan budaya dan sosial. Budaya masyarakat ini salah satunya adalah kelompok keagamaan yang selama ini ada di beberapa titik. Untuk menembus hal tersebut, diperlukan adanya pelayanan-pelayanan di bidang KB misalnya seperti pemasangan alat kontrasepsi,” kata Ambu Anne.

Para kader juga diharapkan terus melakukan penggerakan kepada masyarakat dan IMP agar berperan aktif dalam program KB nasional di wilayah kerjanya (desa), mengumpulkan data dan informasi masalah serta melakukan pembahasan masalah bersama kader atau poktan dan pihak-pihak terkait.

“Selain para kader juga tetap melaksanakan hubungan kerjasama dengan pihak terkait di tingkat desa, menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas pekerjaannya, menyampaikan laporan kepada camat dan kepala UPTD dan koordinator serta kepala dinas dengan tembusannya kepala desa, serta peran lini lapangan KB sebagai anggota TPK tahun 2022 harus responsif,” ujarnya.

Menurut Ambu Anne, pada tahun ini, DPPKB Purwakarta akan melaksanakan door to door, bahkan Kepala DPPKB menyampaikan bahwa pelayanan KB dapat dilakukan di Aula Desa dengan akseptornya mencapai jumlah minimal 20. “Kemudian akan didatangkan tenaga kesehatan mobil pelayanan dengan segala sarana prasarana yang dapat dilaksanakan. Selain di Aula Desa, dapat juga dilaksanakan di rumah warga atau penduduk sehingga mempermudah masyarakat dalam mendapat pelayanan KB,” kata Ambu Anne.

Baca Juga  Selamat Hari Ibu, Perempuan Berdaya Indonesia Maju

Di awal kegiatan, Kepala DPPKB Kabupaten Purwakarta, Yayat Hidayat menyampaikan bahwa Pos KB dan Sub Pos KB berada di seluruh wilayah di Kabupaten Purwakarta. Hal tersebut bertujuan untuk menyehatkan dan memotivasi masyarakat dalam melaksanakan program keluarga berencana.

“Pada hari ini, dilaksanakan kegiatan temu kader yang sudah dilaporkan oleh Kepala DPPKB, dimana kegiatan tersebut merupakan upaya dalam mensinergikan program-program yang akan dilaksanakan. Kader-kader ini juga merupakan ujung tombak pergerakan untuk kegiatan-kegiatan di DPPKB,” kata Yayat.

Dalam agenda tersebut, nampak hadir Kepala DPPKB Kabupaten Purwakarta beserta seluruh Pegawai DPPKB, Pejabat Eselon III dan Pejabat Fungsional di Lingkungan DPPKB, Kepala UPTD Wilayah I, II dan III DPPKB Kabupaten Purwakarta, Petugas Lapangan Keluarga Berencana, Tenaga Penyuluh Keluarga Berencana (Galuh Kencana Purwakarta), Kader Pos KB dan Sub Pos KB Desa, Ketua Unit DWP DPPKB, Camat, Kepala Desa Cisalada dan Kapus, beserta tamu undangan lainnya. (guh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *