Dua Orang Tewas Satu Selamat di Purwakarta, Diduga Akibat Setelah Minum Oplosan Jenis CIU

PURWAKARTA | Dua orang tewas satu orang selamat di wilayah Purwakarta. Diduga seusai meminum Minuman Keras (Miras) oplosan jenis CIU.

SW sekitar berusia 33 tahun warga RT 23 RW 06 Kampung Babakan Pasar, Kelurahan Cipaisan, Kabupaten Purwakarta dikabarkan meninggal dunia akibat setelah meminum oplosan jenis Ciu.

SW dikabarkan meninggal dunia di RSUD Bayu Asih, pada Jumat 18 Maret 2022 sekitar pukul 15.17 Wib.

Menurut keterangan dari salah seorang warga di tempat kediaman Almarhum SW, bahwa sebelumnya SW didatangi kawannya bernama YG dan DD pada Rabu 16 Maret 2022, mereka datang ketika SW hendak beraktivitas.

“YG dan DD datang ke rumah SW dan membawa bungkusan namun tidak tahu persis itu apa,” terangnya.

Tak lama selang satu hari SW mengalami gejala seperti masuk angin dikira hanya gejala biasa masuk angin.

“Almarhum sempat di kerokin lalu diberi minum teh hangat oleh ibunya karena dikira masuk angin dan setelah itu dibawa ke rumah sakit bayu asih dan dikabarkan meninggal pada sore hari,” jelas salah satu warga saat di rumah duka, pada Jumat (18/3/2022).

Lanjutnya, YG pun sebelumnya dikabarkan meninggal dunia pada Kamis 17 Maret 2022 seusai bersamaan dengan WS pada Rabu tanggal 16 Maret 2022, sedangkan DD salah satu dari mereka yang dinyatakan selamat.

Kedua korban tersebut diduga akibat efek dari miras oplosan jenis CIU.

Menurut keterangan Kapolsek Kota AKP Januaryono, “bahwa betul ada yang meninggal di lokasi tersebut,” ucapnya, saat dihubungi melalui telepon WhatsApp, Jumat (18/3/2022) sore.

Untuk informasi sementara kami kumpulkan dan anggota saat ini masih berada di lapangan ikut proses pemakaman.

“Berhubung dalam keadaan bergabung kita masih turut ikut bergabung dan kita masih mengumpulkan informasi informasi yang didapat dilapangan. Nanti kita akan lakukan lidik kembali, untuk sementara informasi seperti itu,” jelasnya.

Baca Juga  Malam Idul Adha, Satres Narkoba Indramayu Sita Ratusan Liter Miras

Sementara, Direktur RSUD Bayu Asih Purwakarta dr. Agung Darwis Suriaatmadja saat di hubungi awak media membenarkan bahwa ada pasien masuk pada hari Jumat pagi sekitar pukul 09.40 Wib.

“Dia datang masuk ke Bayu Asih pada pukul 09.40 Wib, tanggal 18 Maret 2022 dan meninggal dunia pada pukul 15.17 Wib,” jelas Dirut RSUD Bayu Asih dalam pesan WhatsApp, pada Sabtu (19/3/2022).

Menurut keterangan dalam rekam medisnya pasien memiliki keluhan nyeri ulu hati, “Nyeri ulu hati dan penurunan kesadaran,” jelas Dirut dalam pesan singkatnya. (guh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *