Berharap Ada Solusi, Akibat Kemacetan di Depo dan Pelabuhan Pengusaha Merugi

JAKARTA | Sejumlah pengusaha angkutan kendaraan dirugikan akibat terhambat antrian kendaraan yang akan mengambil peti kemas ke depo dan pelabuhan diduga banyaknya alat dan kendaraan yang rusak sebabkan kemacetan.

“Potret seperti ini sepertinya sudah cukup lama apakah tidak ada solusi untuk mengatasi hal seperti ini. Kalau dibiarkan saja kami sebagai pengusaha akan merugi akibat keterlambatan pengiriman barang” ungkap Risky salah satu pengusaha. Kamis,(10/2/2022).

Menurutnya, pengelola sebaiknya memperhatikan kondisi dilapangan langsung ambil langkah solusi sehingga keterlambatan pengiriman barang akibat macetnya kendaraan di depo bisa diatasi.
“Kalau dibiarkan begini terus mau sampai kapan kita juga pengusaha banyak pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan lain, akibat barang terlambat kita akan kena denda bahkan mungkin kita diputuskan kerja sama,” jelasnya.

Hal senada, dikatakan Agus salah seorang pengusaha logistik, menuturkan, selama ini pihaknya bertahan dengan kondisi seperti ini namun lama kelamaan tidak ada kunjung solusi dari pengelola dan mau sampai kapan kalau tidak dari sekarang.

“Kami atas nama pengusaha minta segera diambil solusi sehingga kami bisa bertahan untuk melakukan dibisnis ini. Dan kedepan dengan adanya perbaikan apalagi kondisi negara sedang tidak stabil kami mohon segera lakukan langkah agar usaha kami lancar kembali,” singkatnya.

Kondisi dilapangan terjadinya kemacetan akibat banyaknya alat rusak dan kendaraan yang mogok. Akibatkan kemacetan yang cukup parah di depo peti kemas bahkan di pelabuhan sendiri hal serupa sama sering terjadi kemacetan bahkan sampai 24 jam. (red/gus)

Baca Juga  Bimtek Bireuen Merajalela, HMI Laporkan ke Kejari Bireuen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *