Ragam  

Kasus Positif Covid-19 Naik, Bupati Purwakarta Terima Tamu Asing Abaikan Prokes

PURWAKARTA | Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Purwakarta kembali bertambah, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, per hari Rabu, 26 Januari 2022, jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah tersebut angkanya mencapai 34 kasus.

Atas kondisi tersebut, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menghimbau seluruh masyarakat Purwakarta untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dengan tetap Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas (5M) saat beraktivitas sehari-hari, jelas Ambu Anne melalui Pers Rilis email Diskominfo kepada awak media pada tanggal 26 Januari 2022.

Menyikapi hal itu, Agus Yasin salah satu pengurus Forum Masyarakat Purwakarta (Formata) mengaku heran, sebab terlihat jelas dari foto tersebut tampak hadir tamu dari Negara Korea Selatan Mister Kim dan Mister Choi serta dua orang perwakilan dari pimpinan PT Nemo Partner Indonesia datang ke Pemerintah Daerah Purwakarta.

“Saya sebagai masyarakat Purwakarta khawatir dan cemas akan kedatangan tamu dari Korea Selatan yang mengabaikan Protokol Kesehatan dengan tanpa masker lalu foto bersama walaupun sudah melakukan vaksin dan anti gen sebelum pertemuan. Seharusnya Bupati memberikan contoh kepada masyarakat Purwakarta karena saat ini kasus covid-19 meningkat ditambah adanya jenis virus varian baru Omicron,” katanya.

Lantas bagaimana dengan nasib Masyarakat Purwakarta, Lanjut Agus, yang benar-benar dihimbau dan ditegaskan untuk tetap patuhi dan disiplin Prokes (5M) walau sudah mengikuti vaksinasi. Sepertinya hal itu tidak berlaku terhadap tamu agung atau sultan.

“Ada apa dengan pemerintah ini, bisa-bisanya kebijakan tegas diberlakukan kepada masyarakat nya namun abai kepada tamu agung, padahal tamu itu dari luar Negeri. Eh giliran kepada masyarakat harus gini lah gitu lah tapi tak berlaku bagi tamu agung,” Ucap Agus, Kamis (03/02/2022).

Baca Juga  Menuju Madrasah Terdepan di Jawa Barat MAN Purwakarta Menggelar Workshop

Memang tamu Agung alias Sultan tersebut membuka kesempatan bagi para pekerja dari berbagai negara untuk menjadi pekerja musiman di Korea Selatan dengan sektor yang dibuka diantaranya adalah pertanian, perikanan, budaya, pendidikan dan pariwisata.

“Tapi bijaklah jangan seakan tutup mata kepada tamu agung sedangkan masyarakat tertindas akan kebijakan-kebijakan yang tidak merata, apa lagi mau ada kerjasama yang sifatnya musiman mengirimkan orang Purwakarta ke Korea Selatan. Ada apa dengan Bupati Purwakarta disaat kasus covid meningkat tapi terima tamu asing? bisakan lewat Zoom Meeting,” Ucap Agus yang penuh keheranan.

Sebelumnya sudah diterbitkan dan dikabarkan melalui media massa mulai dari cetak, elektronik, radio dan televisi bahwa ada 34 kasus positif Covid-19 tersebut ditemukan di Kecamatan Purwakarta 9, Sukatani 1 kasus, Pasawahan 1 kasus, Tegalwaru 1 kasus, Babakancikao 20 kasus, Campaka 1 kasus dan Bungursari 1 kasus.

Selain temuan kasus positif Covid-19, kontak erat tercatat sebanyak 78 orang. 78 orang tersebut diantaranya, 3 orang di Kecamatan Purwakarta, 5 orang di Pasawahan, 17 orang di Kecamatan Tegalwaru, Babakancikao 35 orang, 18 orang di Bungursari.

Untuk suspek 1 orang di Kecamatan Purwakarta dan 1 orang di Kecamatan Pasawahan. Secara kumulatif, jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Purwakarta mencapai 12.396 orang dari spesimen 39.919. Kemudian pasien sembuh sebanyak 11.789 orang dan meninggal dunia sebanyak 624 orang. (guh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *