Daerah  

Visi-Misi Tulisan Dalam Kalender Bupati Karawang Ngawur, Askun: Kalender Saja Keliru Bagaimana RPJMD

KARAWANG | Pembuatan kalender Bupati dan Wakil Bupati Karawang kembali menjadi sorotan.

Pasalnya, Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati yang tertera didalam kalender dinilai ngawur, tak sesuai dengan visi-misi Bupati dan wakil Bupati Karawang periode 2021/2024.

Merespon hal tersebut, komentar pedas pun dilontarkan praktisi hukum Asep Agustian, S.H, M.H. Ia menyebut pembuatan kalender malah bikin malu Bupati dan Wakil Bupati.

“Bukan persoalan kekeliruan masalah kalender ini, memang hampir tergolong setiap tahun sih, tetapi pembuatan kalender seharusnya bagian pengadaan ini siapa, di bagian pengadaan itu banyak mata, di percetakan pun sebelum dicetak diberikan dulu hasilnya dibaca lagi, apa yang diinginkan harus sesuai apa yang dicetak, pada kenyataannya tidak sesuai dan terjadi lagi di tahun 2002 ini,” ungkap Askun sapaan akrab Asep Agustian, Kamis (06/01/2022).

Menurut Askun, kalender 2022 yang disebarkan merupakan niatan baik dari Pemkab untuk para ASN/PNS.

“Lalu apakah dibuat satu lembar satu bundel kah 1 atau 10 pcs kah, ini kan puluhan ribu kalender yang disebarkan Pemda niatan baik kepada para ASN atau PNS, nah disitukan pada saat awal tahun diberikan, kebetulan saya pun mendapatkan 2 kalender itu, saya baca dulu dong, setelah dibaca sebelum membuka kepada tanggalnya, saya membaca visi dan misinya, loh kok Visi-Misinya berbeda,” ucapnya.

Dikatakan Askun, Visi-Misi yang benar itu manakala seseorang para PNS yang mau di promosi, dan Mutasi, Bupati telah menyampaikan Visi-Misi.

“Ketika tidak hafal PNS itu harus menghafalkan, maka semuanya sama donk, dan Visi-Misi itu sudah diperdakan, karena pencapaiannya untuk RPJMD,” kata Askun

“Perda Kabupaten Karawang itu nomor 5 tahun 2021 tentang pembangunan jangka menengah daerah tahun 2021 sampai 2026, itukan jelas, lalu apakah mereka membaca terlebih dahulu ketika mendapatkan kalender, ini kan seperti tidak dibaca,” ujarnya.

Baca Juga  Kenang Spirit Seorang Ibu, Kang Dedi Undang Masyarakat Datang ke Lembur Pakuan Subang

Tulisan Visi-Misi Cellica-Aep
Lebih lanjut Askun menegaskan, dalam pembuatan kalender saja keliru, bagaimana RPJMD ini bisa sampai targetnya.

“Saya kecewa banget, pantas saja RPJMD ini tidak sampai target, wong cetak kalender saja acak-acakan, secara otomatis RPJMD nya acak-acakan, berarti keuangan negara sudah menggelontor dan sudah dibayarkan, nggak mungkin kalau belum dibayarkan,” tuturnya.

“Kasihan Bupati dalam hal ini, kalau saya jadi Bupatinya itu kalender saya lemparkan ke mukanya (Kebagian Pengadaan-red), saya akan panggil bagian pengadaan dan percetakannya, saya tidak tahu siapa bagian apa, yang jelas kalender 2022 sudah terbit,Saya malu selaku jadi masyarakat diberi ini boro-boro pengen nempel,” cetusnya.

Secara tegas Askun meminta kalender yang sudah beredar ditarik kembali, karena kedapatan perbedaan penulisan Visi-Misi.

“Kalender itu harus ditarik kembali, untuk apa dipajang kalau Visi-Misi yang ditulis nggak benar, coba lihat saja cover paling depan,” tandasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *